Tags

, , ,

Menunda-nunda pekerjaan terkadang sudah menjadi kebiasaan banyak orang saat ini. “Jika itu bisa dikerjakan besok, kenapa harus dikerjakan saat ini?” seperti itulah jargon para procrastinator atau biasa kita sebut dengan orang yang suka menunda-nunda pekerjaan. Tetapi ternyata procrastinator bukan sepenuhnya sebuah kemalasan seseorang untuk menjalankannya, tetapi memang ada tipe orang yang potensinya maksimal jika sudah menjelang batas akhir waktu yang ditentukan. Adrenalin akan terpacu jika melaksanakan pekerjaan pada ambang waktu dan semua ide-ide kreatif akan muncul di saat-saat tersebut. Dan hal ini tidak perlu dihilangkan karena terkadang hal tersebut membawa kemaslahatan bagi kita, sehingga yang perlu kita lakukan adalah mengarahkannya.

Oleh karena itu, mari kita lihat tips bagaimana mengarahkan dan memaksimalkan sifat menunda-nunda pekerjaan yang ada pada diri kita.

1. Pastikan bahwa anda procrastinator

Sebelum menjalankan tips ini, terlebih dahulu  pastikan anda adalah procrastinator. Bagaimanakah caranya? Itu semua bisa dilihat dari track record anda dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. Semakin mepet waktu anda menyelesaikan tugas, maka semakin sejati diri anda sebagai procrastinator.

 

2. Niatkan bahwa anda akan menyelesaikannya

Niat merupakan kunci dari tercapainya tujuan kita, sebagaimana hadits yang sering kita dengar, “innamal a’malubinniat”, sesungguhnya setiap perbuatan itu tergantung niatnya. Jika kita sudah niatkan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut, maka dijamin perkerjaan itu pasti akan selesai.

 

3. Rangkai Proses penyelesaian

Banyaknya orang yang terbengkalai tugasnya karena ia tidak mengatur langkah-langkah untuk menyelesaikan tugasnya. Ketika anda mendapatkan sebuah tugas, maka pikirkan hal-hal yang akan anda lakukan untuk menyelesaikan tugas anda mulai dari segi idenya maupun dari segi teknis penyelesaiannya. Lebih baik jika anda memikirkan hal-hal yang sangat mendetail.

 

4. Melakukan Awalan 

Ketika mendapatkan sebuah tugas, maka secepatnya melakukan langkah awal untuk menyelesaikannya. Karena banyak orang yang terjebak pada fase ini, karena ia tidak pernah memulai sehingga pekerjaan yang ditundapun tidak akan pernah selesai. Jadi mulailah walaupun anda tidak akan menyelesaikannya saat itu.

 

5. Memperkirakan waktu

Ketika sudah mendekati waktunya, maka perkirakan waktu untuk teknis menyelesaikan sisa tugas anda. Jangan sampai waktu yang tersisa tidak rasional dengan fakta yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas anda.

 

6. Garis Mati (Deadline)

Nah jika sudah menjelang akhir, maka hilangkan semua pemikiran yang tidak berhubungan dengan penyelesaian pekerjaan anda. Focus untuk menyelesaikan dan yakinkan diri anda bahwa itu pasti selesai. Jadi pada tahap ini intinya ikhtiar semaksimal mungkin dan berhusnuzan akan selesai.

Jadi dapat kita simpulkan bahwa orang yang mempunyai sifat menunda-nunda tidak perlu khawatir jika menjalankan tips-tips yang telah dijelaskan sebelumnya. Tetapi memang sebaiknya kita melakukan pekerjaan diawal waktu apalagi pekerjaan itu membawa banyak kemaslahatan bagi kita.

Semoga dengan tips yang sudah dijelaskan tadi bagi kita para procrastinator bisa menjadi procrastinator yang bertanggung jawab akan tugasnya.